GOL TERBAIK SEPANJANG SEJARAH SEPAK BOLA

Membicarakan pemain legenda sepak bola yang satu ini, orang tentu akan teringat gol kontroversial yang disebutnya Gol Tangan Tuhan” dan “Gol Terbaik Sepanjang Sejarah sepak bola yang dicetaknya hanya dalam satu pertandingan.

Dua hal bertentangan, keburukan dan keluar biasaan, yang bergabung menjadi satu, yang mewakili pula kepribadiannya. Maradona memang sosok yang tak mungkin dilupakan pecinta sepak bola.

banyak orang yang ingin tahu, siapakah yang paling hebat di antara dua nama besar: Pele atau Maradona?

Diego Armando Maradona dilahirkan pada 30 Oktober 1960, Villa Fiorito ,kota kumuh yang terletak di sebelah tenggara Kota Buenos Aires. Ia dilahirkan dari sebuah keluarga miskin. Maradona adalah anak keempat dari enam bersaudara. Tiga kakaknya semuanya perempuan. Maradona punya dua adik laki-laki, yaitu Hugo (el Turco) dan Eduardo (Lalo).Keduanya juga berkarir sebagai pemain sepak bola meski hanya dengan prestasi yang biasa-biasa saja.

Di masa kanak-kanaknya, sebagaimana bocah sebayanya, Maradona pun gemar bermain sepak bola di jalan-jalan di sekitar tempat tinggalnya. Namun, istimewanya. Keterampilannya memainkan bola sudah jauh melampaui kemampuan anak-anak seusianya.

Pada usia 10 tahun, Maradona ditemukan oleh pencari bakat saat ia tengah bermain untuk sebuah klub Estrella Roja di lingkungan tempat tinggalnya. Kemudian, ia pun menjadi anak gawang dari sebuah tim Argentinos Juniors di Buenos Aires, Saat masih menjadi anak gawang , ia kerap menunjukkan kemampuannya memainkan bola di sela-sela waktu istirahat pertandingan. Banyak orang terpukau melihat keterampilannya itu.

Masuk Boca Juniors Pada usia 15 tahun, ia memulai debutnya bersama klub Argentinos Juniors. Di sini, ia bermain dari tahun 1976 sampai 1981. Setelah itu, ia ditransfer oleh klub Boca Junior pada 1981-1982. Bisa dibilang, ini permulaan ia memasuki dunia liga sepak bola.

Kiprah Maradona di tim nasional Argentina dimulai saat ia berusia 16 tahun. Di usia 18, ia memperkuat tim Argentina dalam Kejuaraan Dunia Junior dan menunjukkan bakatnya yang luar biasa. Waktu itu, tim Argentina yang dimotori Maradona menggulingkan tim Rusia di babak final dengan skor 3-1.

Karir Maradona kian melejit. Pada 1982, di Spanyol, ia pertama kali diikutkan dalam ajang Piala Dunia bersama tim nasional senior Argentina. Meski demikian, pada Piala Dunia 1978 sebenarnya sudah banyak publik Argentina yang menginginkan Maradona memperkuat tim nasional senior Argentina. Namun, pelatih Argentina, Cesar Luis Menotti, menilai ia masih terlalu muda untuk tampil dalam ajang sekeras dan seberat Piala Dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: